Kekuasaan politik
cenderung korup
Kekuasaan merupakan suatu istilah majemuk dan sering
digunakan oleh berbagaimacam pengetahuan
baik politik,ekonomi ataupun kekuasaan lain nya.meskipun berbeda
pengertian paradigm dalam melihat atupun memandang kekuasaan tetapi yang sering
dipahami dalam kekuasaan ialah kencerung dikejar dan dipertahankan oleh banyak orang.kekuasaan
memberikan peluang besar untuk membentuk dunia yang ada dalam fikiran
seseorang,dan mendapatkan keuntungan yang dapat diberikan oleh kekuasaan
politik,disilah politik sangat terlihat wajahnya yang terlihat mengerikan dan
sering kali dperlihatkan oleh para elit politik Negara.sering kali mereka
mengatakan kekayaan Negara dapat dikelola menjadi kesejateraan,melindungi dan
memdidik rakyat tetapi inilah yang tidak berjalan seperti yang sering kali
mereka umbar-umbar kata.
kekayaan Negara yang sangat melimpah tidak di orientasikan
untuk mensejahterahkan para rakyatnya tetapi menjadikan usaha perampokaan oleh
kekuasaan politik yang sering berganti-ganti mendapatkan giliran nya.hingga
stabilitas kesejahteraan kehidupan rakyat jatuh pada titik paling bawah dari
waktu-ke waktu.tradisi yang sudah menjadi darah daging seperti KKN yang
bagian-bagian nya korupsi untuk para petinggi dan kolusi wartawan dan nepotisme
para anggota hingga menjadikan dirinya sebagai
pembenaran.
ARISTOTELES mengatakan
kekuasan politik itu pada dasarnya mulia karna memiliki tujuan yang baik yaitu
mengelolah pemerintahan untuk melayani kebutuhan rakyat tetapi ini sudah
dijadikan wajah semata.hingga orang modern sekalipun pendidikan nya bisa jadi
dungu dan jahat ketimbang orang yang pendidikan nya sederhana.kekuasaan politik
sering kali mengedepankan nafsu keserakahan pribadi hingga yang awalnya berniat
baikpun akan terlena,dan menjadi orang yang paling hina’kekuasaan memang
berjalan secara alamiah hanya saja menyimpang bagi sipemegang.
dengan terbuktinya indicator yang malah yang membuktikan
bahwa ketika seseorang memdapatkan kekuasaan maka yang terjadi adalah terjebak
dalam sebuah permainan politik yang menggiurkan KEKUASAAN CENDDERUNG
KORUP.rakyat hanya diatas nama kan dan suara rakya dijadikan alat negosiasi
transaksi tawar-menawar untuk mendapatkan suara dan kekuasaan politik.partai
politik yang mesti menjadi artikulasi,agretasi kepemilihan raktyat dan media
partisipasi tetapi kenyataan nya adalah menggapai kekuasaan politik yang ELITE.