Minggu, 22 April 2012

kekuasan polik cendderung korup


Kekuasaan politik cenderung korup

Kekuasaan merupakan suatu istilah majemuk dan sering digunakan oleh berbagaimacam pengetahuan  baik politik,ekonomi ataupun kekuasaan lain nya.meskipun berbeda pengertian paradigm dalam melihat atupun memandang kekuasaan tetapi yang sering dipahami dalam kekuasaan ialah kencerung dikejar  dan dipertahankan oleh banyak orang.kekuasaan memberikan peluang besar untuk membentuk dunia yang ada dalam fikiran seseorang,dan mendapatkan keuntungan yang dapat diberikan oleh kekuasaan politik,disilah politik sangat terlihat wajahnya yang terlihat mengerikan dan sering kali dperlihatkan oleh para elit politik Negara.sering kali mereka mengatakan kekayaan Negara dapat dikelola menjadi kesejateraan,melindungi dan memdidik rakyat tetapi inilah yang tidak berjalan seperti yang sering kali mereka umbar-umbar kata.
kekayaan Negara yang sangat melimpah tidak di orientasikan untuk mensejahterahkan para rakyatnya tetapi menjadikan usaha perampokaan oleh kekuasaan politik yang sering berganti-ganti mendapatkan giliran nya.hingga stabilitas kesejahteraan kehidupan rakyat jatuh pada titik paling bawah dari waktu-ke waktu.tradisi yang sudah menjadi darah daging seperti KKN yang bagian-bagian nya korupsi untuk para petinggi dan kolusi wartawan dan nepotisme para anggota hingga menjadikan dirinya sebagai pembenaran.
ARISTOTELES  mengatakan kekuasan politik itu pada dasarnya mulia karna memiliki tujuan yang baik yaitu mengelolah pemerintahan untuk melayani kebutuhan rakyat tetapi ini sudah dijadikan wajah semata.hingga orang modern sekalipun pendidikan nya bisa jadi dungu dan jahat ketimbang orang yang pendidikan nya sederhana.kekuasaan politik sering kali mengedepankan nafsu keserakahan pribadi hingga yang awalnya berniat baikpun akan terlena,dan menjadi orang yang paling hina’kekuasaan memang berjalan secara alamiah hanya saja menyimpang bagi sipemegang.
dengan terbuktinya indicator yang malah yang membuktikan bahwa ketika seseorang memdapatkan kekuasaan maka yang terjadi adalah terjebak dalam sebuah permainan politik yang menggiurkan KEKUASAAN CENDDERUNG KORUP.rakyat hanya diatas nama kan dan suara rakya dijadikan alat negosiasi transaksi tawar-menawar untuk mendapatkan suara dan kekuasaan politik.partai politik yang mesti menjadi artikulasi,agretasi kepemilihan raktyat dan media partisipasi tetapi kenyataan nya adalah menggapai kekuasaan politik yang ELITE.

1 komentar: